puisi kelukaan

= Kehampaan =

Setelah kehadiran mu dalam hatiku
Kini hari hariku terlewatkan hanya dengan namamu hanya dengan bayang mu namu aku yakin suatu hari nanti penantian ini akan berahir.

Dan kata ini bukanlah fata murgana belaka
Kesunyian dalam kesendirian
Kesendirian dalam kehampaan
Terhuyung, terngiang akan rasa yang senantiasa takkan pernah jadi nyata

Ku bergelut dalam anganku
Angan yang senantiasa mengusik hari hariku
Senantiasa terlewatkan tanpa cinta dan kasih sayang, namun aku tak tau sampai kapan semua ini akan berakhir...

Hari hariku berlalu tanpa terasa waktu mengilas tanpa makna
Namun...
Aku tetap berjalan dalam kesendirian..

:-(

= Putus Asa =

Cinta mendamaikan hatiku
Cinta menentramkan jiwaku
Itu dulu yang aku impikan.

Selama ini aku berlari mencari cinta dan berharap semua harapan kan terwujud namun sayang semua harapanku sirna..
Cinta dianggap hanyalah mainan..

Melukai hatiku
Menusuk Jiwaku
Hatiku periH.. Jiwaku hampa
Kehilangan percaya diri
Sehingga aku terpuruk dalam kekecewaan

Cinta tulus yang aku harapkan berahir dengan deraian air mata :'(

Menghampakan hatiku
Salahkah aku simpan dendam saat ini..?
Tak ingin bercinta lagi :-(

Aku sudah lelah dengan semua ini cinta hanya menjanjikan manisnya madu
Namun...
Semua hanyalah khayalan bagiku... :-(

= Kesadaran =

Aku sadar..
Siapa diri ini..
Hanya selalu berharap harap tanpa rasa malu

Sunggu aku tak tau diri
Bila gagal dalam bercinta itu sudah wajar
Bagiku cinta hanyalah mimpi :'(

dan semua itu hanya khayalan bagiku
Terhina itu sudah biasa
Mungkin ini sudah suratan takdir menjadi bahan hinaan

Kini aku sadar..
Dunia selalu mentertawakanku
Bila berteman dengan seorang wanita rasanya tak pantas

hix hix hix
0 Komentar untuk "puisi kelukaan"
 
Copyright © 2014 Opick Amikom - All Rights Reserved
Costum By Mataram Web